Lakon Tutur

Kuasa sang lokeswaraPaduka tutur yang digenggamBukan bual yang jadi tilasTak terlaksana bagai batu diam tak bergerak Lakon jadilah panutanPanutan hamba rakyat biasaLayang pikir kami titipkan wahai padukaAtas titahmu terlaksanaAtas diammu tak tahu bagaimana Merdeka sudah didapat duluSelanjutnya di tanganmu kami mengaduSang paduka kami percayaLakon dan tuturmu sang lokeswaraNusantara akan menagih jayanya 19-01/23 Buah Karya Moch. …

Lanjutkan membaca Lakon Tutur

Kisah Tak Berkasih Diri

Bakir si penjual kopiKopi pahit tak semanis janjiJanji yang kau ucapDikala meminta kepercayaanMenuai banyak kebohongan Mali si petaniMengarap ladang dengan tangan sendiriTak minta bantuan polisiUntuk menanam gedung tinggiRampas!!Tak punya hati Kau usir ibuku dari gubuk reot iniKau injak injak makanan kamiHanya dengan uang kau menjadi gilaSetan tak bermoral ! Kata orang lain kau baikTapi dimataku …

Lanjutkan membaca Kisah Tak Berkasih Diri

Ekspektasi

Beberapa hal dalam hidup ini memang lebih baik menjadi misteri,Cukup tersimpan secara rapi di dalam alunan melodi hati, Perihal rasa yang sulit tuk dimengerti,Perihal tanya yang mempunyai berbagai macam rupa diri,Perihal jawaban yang mempunyai begitu banyak pembelaan diri,Dan masih banyak lagi perihal romansa dan elegi yang tak bisa diakhiri, Sesekali tak apa untuk menguji diri …

Lanjutkan membaca Ekspektasi

Abatatsa

Rawi pagi mulai bersinarMemeluk hangat tubuh mungil yang terkapar di atas damparDiselimuti selarang tipis nan kasarPerlahan-lahan mulai terbangun, gelayaran sembari melamunLangkahkan kaki menuju pembasuhanPagi hari panaskan wajan, siangnya pergi meladang Sore hari duduk di masjid, malamnya menyimak tasydid demi tasydidTerkantuk-kantuk sudah biasa, asalkan tidak kena deraSegala penat tiada dirasa demi mengharap ridho belakaDulu ia masih …

Lanjutkan membaca Abatatsa

Seolah-olah

Darah segar merah yang berubah menjadi nanahMenggumpalMenyatuEnggan memecahMenjadi momok tak terarahResahMembatu jadi rumah bagi para penjarahYang diam-diam mencangkuli kepala-kepala tak bersalahNanah muncrat kesana kemari membawa berkahPada setan-setan yang berbisik pada hati yang lengahMengalahBerkeluh kesahSedang raga satu detik lagi akan segera musnahEnyah!! Karya:Amaliahmd(Kader PMII Komisariat Tidar)

Sukma

Kubukakan pintu rumahku, lalu kau menghampirinyaBarangkali ini sebuah kabar baikKabar lampau yang tak kunjung datangAku bergumam, kau mau kemana?Dengan ketenangan, kau menyaruMencabar, hingga hilang sadarAku menjerit terkaparBerbaring lalu tak sadarYa Allah! Kau siapa! -segala samarPulang kau kembali.Karya: Sapta Mutiara (Kader PMII Rayon Raden Santri)

Rasa Ibu

Perlahan tanpa sukar letihnya berkataDari kata permakna terkemas menjadi rasaSeutas irama pertanda kasih untuk semuaSelama itu jeratan angan tetap samaMenjadi pecutan bagi pendengarnyaMeski hanya lirih satu makna setengah kataDan semua masih berlaku sampai ujung temu tak lagi ada pada ragaRasa senyap mengingatkan dimana ujungnya sebuah pesan yang menyelimuti diriSampai detik ini angan itu masih terjaga …

Lanjutkan membaca Rasa Ibu

Dari Sahabat Menjadi Cinta

Aku tak biasa menyampaikan rasa dalam bicaraAku tak biasa merangkai kata seperti pujanggaNamun, cinta ini benar adanyaHanya saja aku simpan dalam rangkuman doaBiar saja saat ini logika hanya menyapamu dalam diamBiar saja saat ini raga hadir dalam persahabatanBiar saja saat ini angan tertuang dalam sajak tulisanKarena mungkin,Menjaga rasa ini adalah membuatmu tetap nyamanKarya:Nadin Aulia(PMII Rayon …

Lanjutkan membaca Dari Sahabat Menjadi Cinta