Seolah-olah

Darah segar merah yang berubah menjadi nanahMenggumpalMenyatuEnggan memecahMenjadi momok tak terarahResahMembatu jadi rumah bagi para penjarahYang diam-diam mencangkuli kepala-kepala tak bersalahNanah muncrat kesana kemari membawa berkahPada setan-setan yang berbisik pada hati yang lengahMengalahBerkeluh kesahSedang raga satu detik lagi akan segera musnahEnyah!! Karya:Amaliahmd(Kader PMII Komisariat Tidar)

Sukma

Kubukakan pintu rumahku, lalu kau menghampirinyaBarangkali ini sebuah kabar baikKabar lampau yang tak kunjung datangAku bergumam, kau mau kemana?Dengan ketenangan, kau menyaruMencabar, hingga hilang sadarAku menjerit terkaparBerbaring lalu tak sadarYa Allah! Kau siapa! -segala samarPulang kau kembali.Karya: Sapta Mutiara (Kader PMII Rayon Raden Santri)

Rasa Ibu

Perlahan tanpa sukar letihnya berkataDari kata permakna terkemas menjadi rasaSeutas irama pertanda kasih untuk semuaSelama itu jeratan angan tetap samaMenjadi pecutan bagi pendengarnyaMeski hanya lirih satu makna setengah kataDan semua masih berlaku sampai ujung temu tak lagi ada pada ragaRasa senyap mengingatkan dimana ujungnya sebuah pesan yang menyelimuti diriSampai detik ini angan itu masih terjaga …

Lanjutkan membaca Rasa Ibu

Dari Sahabat Menjadi Cinta

Aku tak biasa menyampaikan rasa dalam bicaraAku tak biasa merangkai kata seperti pujanggaNamun, cinta ini benar adanyaHanya saja aku simpan dalam rangkuman doaBiar saja saat ini logika hanya menyapamu dalam diamBiar saja saat ini raga hadir dalam persahabatanBiar saja saat ini angan tertuang dalam sajak tulisanKarena mungkin,Menjaga rasa ini adalah membuatmu tetap nyamanKarya:Nadin Aulia(PMII Rayon …

Lanjutkan membaca Dari Sahabat Menjadi Cinta